Skip navigation

Sepanjang sejarah pergiliran pemadaman listrik yang aku ketahui sepertinya kejadian yang menimpaku kemarin sudah diluar batas kewajaran dan mengakibatkan efek terlepasnya sedikit urat kesabaran.

Penasaran dengan apa yang terjadi??

Kemarin hingga hari ini, di Banda Aceh khususnya di daerah Lingke, Prada dsk.., PLN melakukan pemadaman listrik selama 24 jam lebih… what the hell!!!!

Selama ini sepengetahuanku kebijakan pemadaman listrik oleh PLN dilakukan secara bergilir, di Medan yang terkenal sebagai kota mati lampu itu pergiliran ini dilakukan per 4 jam. Ok, pergiliran seperti ini walau sebenarnya tidak bijaksana masih bisa sedikit ditolerir, karena mengandung unsur kebersamaan diantara pengguna listrik yaitu sama-sama ga enak.

Hidup tanpa listrik selama lebih dari 24 jam yang sangat menyiksa, berasa balik ke jaman batu!!

HP dan Laptop mati total akibat lowbat (padahal ini adalah sarana yang paling efektif untuk menghabiskan waktu), tidak bisa tidur dengan nyaman karena panas, akhirnya memutuskan untuk membuka jendela dan menimbulkan efek baru yaitu datangnya nyamuk2 tidak diundang, fyi, aku menggunakan anti nyamuk listrik dan tidak prepare menyediakan anti nyamuk gosok atau semprot sehingga akhirnya semalaman bersilaturahmi dengan nyamuk. Bangun pagi menjadi telat akibat baru bisa tidur setelah sholat subuh. Saat akan mandi bermasalah akibat tidak adanya air di penampungan karena seharian sebelumnya tidak diisi (mesin pompa air tidak bisa dijalankan). Akhirnya mandi menggunakan sisa air di galon aqua, seadanya tapi mahal…

Kalau udah begini jadi mikir, kapan ya pemerintah membuat iklim persaingan di bidang listrik? Biar ga dimonopoli sama PLN yang konon katanya selalu merugi itu, biar kayak iklim dibidang Telekomunikasi yang kondusif, banyak pesaing sehingga beradu kualitas. Biarkan masyarakat yang memilih ingin “make” siapa, karena bagaimanapun jika tanpa pesaing, apalagi dengan tipikal kebanyakan masyarakat Indonesia yang kalau ga di push ga jalan, yakin deh kalau janji-janji yang diberikan PLN hanya terus akan tinggal janji…

note: udah susah payah menghemat listrik teteup aja kena pemadaman *sigh*

*maaf, kali ini aku jadi sedikit tidak sabar karena pak sabar sudah meninggal 7 tahun yang lalu*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: