Skip navigation

Baru nyadar di hari terakhir kalau ternyata keberadaanku di kota kelahiranku dalam rangka libur lebaran tahun ini berjumlah 11 hari, waktu berjalan dengan begitu cepatnya.

Ada 2 kata yang cukup untuk mewakili liburan lebaranku kali ini yaitu happy and bankrupt. Kata pertama menunjukkan apa yang aku rasakan selama disana dan kata kedua menjelaskan kondisi keuanganku sepulangnya dari sana *sigh*.

Berikut adalah summary perjalanan liburan lebaranku kali ini :

11 oktober 2007

Berangkat dari Banda Aceh menuju Medan dengan flight jam 10.20. Rencananya ke bandara barengan dengan 3 teman kantor dan menggunakan taksi yang sudah dipesan sehari sebelumnya. Jam 09.50 taksi belum juga datang, padahal perjalanan menuju bandara berkisar 15 menit dan lazimnya penumpang disarankan datang paling tidak 45 menit sebelum jadwal keberangkatan. Dengan kondisi genting kayak gini, aku akhirnya terselamatkan oleh keberadaan mobil kantor dan supir yang sedang nganggur dan big boss yang entah sedang dimana yang bersedia mengantarkan kami ke bandara dalam waktu sekitar 10 menit saja. Setibanya di bandara, sangat patut disyukuri karena aku adalah orang terakhir yang diterima untuk melakukan boarding pass. Fiuuuuh…. hampir saajaaaaaa….

12 oktober 2007

1 syawal 1428H. Iya, aku merayakan lebaran hari jum’at, ga ikut pemerintah. Sibuk beres-beres di rumah baru. Oya, keluargaku memutuskan untuk menyewakan rumah yang selama ini kami tempati dan pindah ke rumah kami yang lain (rumah ini biasanya dikontrakkan) yang tempatnya persis didepan rumah opung. Rumah baru ini sangat minimalis (baca: kecil), sampai aku bingung sendiri. Bisa dibilang aku agak kaget karena dari dulu sudah terbiasa dengan rumah yang lebih lega (eh, rumah ama kos beda kan..).

13 oktober 2007

Lebaranan ke rumah para sanak keluarga. Start dari rumah opung, rumah bunda di Belawan dan berakhir di rumah bou di Tembung. Cukup bikin perut penuh dan dengan sukses beratku naik 1 kg dalam 1 hari. Malemnya jemput sepupuku, Lisa di bandara. Dia baru balik dari India buat training dan memutuskan untuk berlebaran di Medan (3 minggu sebelumnya mama nya Lisa juga udah duluan ke Medan). Ia memintaku untuk menjadi guide nya berwisata kuliner selama dia di Medan. Wadoh, mo nambah berapa kilogram lagi nih..

14 Oktober 2007

Medan hujan, jadi males buat jalan. Akhirnya baru bergerak sore harinya, mengunjungi amei (kakaknya ayah) dan kak utet (sepupu tersayangku) yang baru melahirkan. Akhirnya dia dapat anak perempuan. Senengnyaa…

15 oktober 2007

Mulai berwisata kuliner bareng lisa, swe-temennya lisa dan ke-4 adikku (akhirnya menjadi formasi tetap wisata kuliner selanjutnya). Tujuan pertama, nyobain mie rebus medan, jus terong belanda dan martabak mesir serta sate kerang di pagaruyung di daerah kampung keling. Sebelumnya kita nongkrong dulu di sun plaza, niat mau nonton get married tapi kehabisan tiket. Nyempetin ke gramedia juga karena pengen nyari buku laskar pelangi, juga kehabisan. Akhirnya di gramed cuma beli 2 buku. Indonesian Idle nya Okke Sepatumerah dan Radikus Makankakusnya Raditya Dika. Oiya, sebelum balik ke rumah, sempat juga ngopi-ngopi di Merdeka Walk…

16 oktober 2007

Wisata kuliner hari ke-2, ke Mie Aceh yang mangat that (enak banget) di daerah titi bobrok. Lisa bilang ini mie aceh paling enak sedunia. Emang bener sih, apalagi mie rebusnya… sluruuuuppphhh banget… Abis dari Mie Aceh kita lanjutkan dengan mencari tempat ngopi-ngopi yang nyaman, pilihan dijatuhkan ke warung ijo di kawasan dr. Mansyur (dekat USU). Warung Ijo ini logonya mirip banget ama Starbucks, pas pertama kali lewat sempat narik alis juga, doh.. kok bikin logo aja mesti plagiat sih..

17 Oktober 2007

Mengunjungi teman SMU ku, pipit sekalian buat ngukur badan (jadi keluargaku emang langganan jahitan ke ibunya pipit), rencananya aku mo bikin kebaya. Kebaya ini harusnya udah jadi dari agustus lalu karena emang direncanakan buat seragam AYuMe di nikahannya Rini, tp berhubung tak seorangpun dari kami yang bisa menghadiri resepsi tersebut, akhirnya bahan buat kebaya itu pun terlantar begitu saja dan baru kemarin dikerjakan.

18 oktober 2007

Saatnya kunjungan keluarga dari pihak mamak, di lebaran pertama dan kedua kan yang dikunjungi keluarga dari pihak ayah terus (maklum ayah emang anak paling kecil) dan karena opungku adalah anak tertua jadi dia emang selalu dikunjungi di lebaran pertama oleh adik dan keponakan2nya, jadi ceritanya ini kunjungan balasan. Muter-muter daerah Medan, Binjai, Helvetia dan sekitarnya, malamnya udah rencana buat nonton konser di lapangan Benteng, ada Ari Lasso, Tipe-x dan Andra and the Backbone. Yang jadi penyemangat buat nonton tentu saja yang terakhir, pengen denger lagu “mahagombal tapi aku suka” – sempurna. Huehehe.. Tapi sayang, malam itu hujan deras banget, dan saat kami tiba disana pertunjukan sudah dihentikan karena… panggungnya rubuh.. gubrakk!!! Ga jadi nonton konser akhirnya kami berencana untuk melanjutkan wisata kuliner, pilihan jatuh pada Kesawan Square di Jl. Kesawan. Tapi karena sepi banget dan ga ada yang bisa dinikmati disana karena masih gerimis juga akhirnya kita memutuskan untuk mencari tempat nongkrong yang lain yakni di warkop Harapan di dekat Polonia. Disini suasanya juga kurang nyaman, terlalu rame sepertinya berasal dari penonton konser gagal tadi secara pas lihat kiri lihat kanan kok ya abege semua.. males deeh.. Ga jadi lagi nongkrong disini, selanjutnya kami mencari tempat nongkrong di kawasan USU dan menjatuhkan pilihan di Triboy, posisinya berseberangan dengan warung ijo. Lisa yang penasaran dengan teh tarik akhirnya mendapatkannya disini.

19 oktober 2007

Hari ini waktunya buat nonton “get married“. Palladium menjadi pilihan buat nonton. Filmnya menyenangkan dan menghibur sih tapi banyak tapi.. tapi.. dan tapi.. nya. Ntar deh aku coba review di posting berikutnya. Oiya, sebelum nonton aku menyempatkan untuk ke Natasha, kulit wajah terlihat berontak setelah seminggu dikasih makan enak :(. Pulang nonton, balik lagi ke Natasha (aku dan lisa doang) karena aku dapat jadwal facial jam 17.00, baru selesai jam 19.30 an. Setelah itu ke gramedia gajah mada (yang emang dekat dari Natasha) untuk nyari Laskar Pelangi dan tetep ga ada, kata mbaknya sih sedang dicetak ulang… doh.. makin penasaran deh.. Akhirnya beli buku Travelers Tale dan Alfalink. Selanjutnya lisa minta diajak ke Mie Ayam Mahmuds di Jl. Abdullah Lubis. Aku belum pernah sih makan disini, lisa dapat rekomendasi tempat ini dari temennya si swe. Hasilnya, lisa sama sekali ga suka dengan mie ayam jamur spesialnya Mahmud’s, padahal sebelumnya aku udah bilang ke lisa, urusan mie ayam mah teteup Mie Ayam Yunus di Pasar Tebet Barat jagonya…

20 oktober 2007

Seharian dirumah, lisa collaps, sakit demam.

21 oktober 2007

Waktunya balik ke Aceh, di otakku aku berangkat hari ini jam 14.10. Untung semalam, sebelum tidur aku sempat liat tiket dan merhatiin kalo jam keberangkatanku adalah 12.20. Kalo enggak bisa nangis sampe guling-guling tanah deh secara tiket untuk tanggal segitu udah pasti ga ada lagi dan tiketku itu juga dapatnya diatas harga rata-rata. Fiuuuuh… sekali lagi… hampir sajaaaaaa!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: