Skip navigation

Walaupun tahun ini adalah ramadhan kedua aku berada di Banda Aceh, tetapi ini ada ramadhan pertama yang aku ada di Banda Aceh pada hari pertama ramadhan sebab tahun lalu aku sedang prajabatan dan berada di Jakarta.

Suasana menjelang ramadhan begitu hiruk pikuk, ditempat-tempat yang biasanya lengang tiba-tiba menjadi sangat ramai. Macet, dan dimana-mana hujan manusia. Banyak pasar kaget bermunculan, terutama pedagang-pedagang yang menjual daging sapi. Ternyata disini ada tradisi yang namanya megang yakni tradisi menjelang ramadhan yang seolah-olah mengharuskan seluruh masyarakatnya untuk memasak daging sebagai santapan pada hari pertama ramadhan. Harga daging yang pada hari biasa berkisar pada harga Rp. 60.000 – Rp. 70.000 melonjak naik hingga ke kisaran harga Rp. 100.000. Tapi anehnya, melonjaknya harga ini sepertinya tidak terlalu menjadi masalah bagi masyarakat kalau dilihat dari antusiasme mereka dalam membeli daging 😀 .

Semalam merupakan tarawih pertamaku di Banda Aceh, tahun lalu aku tarawih dirumah saja karena selain belum punya banyak teman, aku juga masih belum punya kendaraan untuk pergi berpesiar ramadhan. Atas rekomendasi dari anak-anak kos dan rekan di kantor, aku memutuskan untuk bertarawih di Mesjid Bulog di Jln.T. Daud Beureueh Banda Aceh. Ada yang unik dari mesjid ini dan aku pikir inilah yang menyebabkan mesjid ini begitu dipuja oleh banyak orang terutama kawula muda. Aku review yah..

review nya aku buat berdasarkan:

  • Kesiapan panitia (ketersediaan tempat sholat, kebersihan tempat wudhu dan toilet)
  • Jumlah Raka’at
  • Isi ceramah
  • Bacaan Surah Alqur’an (irama dan panjang pendeknya ayat)

Mesjid Bulog sebenarnya hanya sebuah Musholla di kantor Bulog jadi wajar kalau kapasitasnya memang sangat sedikit sehingga untuk tarawih harus memanfaatkan halaman di sekitar musholla. Kesiapan panitia dalam menghadapi tarawih pertama kemarin aku lihat cukup bagus karena mereka cepat tanggap menyediakan tikar-tikar (kondisi tikar sangat baik) dan cepat mengatur shaf dengan baik untuk para masbuk. Walau berada di halaman, daerah disekitar musholla terlihat nyaman, bersih, toilet dan tempat wudhu terawat dengan baik dengan air bersih yang cukup banyak. Tetapi sayangnya, space tempat wudhu bagi akhwat tidak tertutup sehingga memungkinkan akhwat untuk terlihat ikhwan pada saat wudhu.

Jumlah raka’at sholat tawarih di musholla ini ada 8 raka’at dengan 3 raka’at sholat witr, kebetulan aku memang pengikut sholat tarawih 11 raka’at. Jadi tidak ada masalah dengan jumlah raka’atnya 🙂 .

Untuk materi ceramahnya singkat padat, mengambil sistem kultum. Jadi yang disampaikan adalah hal-hal penting saja, semalam bahasannya mengenai keutamaan bulan ramadhan. Katanya sih bakal ada materi ceramah mengenai kiat-kiat mendapatkan malam lailatul qadr (tapi belum tau bakal disampaikan pada ramadhan keberapa). Hmm.. menarik…

Ustadz yang mengimami sholat isya dan tarawih semalam bacaannya sangat bagus mirip seperti bacaan ustadz-ustadz di mekkah. Sayangnya surah pendek yang dibaca setelah surah Al-Fatihah bener-bener pendek banget, bahkan tidak ada satu raka’at pun yang lengkap dibaca satu surah. Imam hanya membacakan satu ayat saja setelah itu langsung ruku’. Aku yang ga terbiasa dengan mekanisme seperti ini awalnya cukup kaget dan jagi ragu-ragu buat ruku’ karena ini benar-benar hal yang baru buatku. Selama ini sependek-pendeknya surah yang dibacain ya paling ga terdiri dari 3 ayat seperti surah Al-Kausar atau Al-‘Asr. Tapi walaupun begitu, imam menyediakan waktu beberapa saat sebelum membacakan satu ayat sebelum ruku’ itu untuk makmum membaca Al-Fatihah, sehingga tidak memberi kesan terlalu terburu-buru dalam menyelesaikan raka’at sholat. Unik…

Overall, untuk mushola ini aku memberikan nilai ***

Eniwei, sekarang aku baru tau alasan anak-anak kos dan rekan-rekan di kantor merekomendasikan musholla yang konon tidak pernah sepi sampai akhir ramadhan ini kepadaku. Huehehehe…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: